Rabu, 04 Januari 2017

Daftar Nama Universitas di Arab Saudi beserta link-nya

Saudi Arabia memiliki beberapa universitas unggulan baik dalam bidang Agama (Islam) maupun selain bidang Agama. Sebagai pusat dari Agama Islam, tentu saja kampus/universitas bidang Agama adalah yang paling bagus yang ada di dunia, yang diantaranya diajar oleh ulama-ulama terbaik di masanya.

Biaya kuliah di universitas (negri) di Arab Saudi adalah gratis. Saat penulis belajar di sana, pada umumnya mahasiswa/i akan memperoleh beasiswa bulanan 900 SAR (Saudi Arabian Riyal), beasiswa diberikan kepada seluruh mahasiswa/i, tanpa memandang latar belakang, apaka mereka berprestasi atau tidak, dari keluarga kaya ataupun miskin, selama mereka terdaftar sebagai mahasiswa univeristas negri tersebut, mereka akanmemperoleh biasiswa bulanan.

Pada beberapa kampus juga terdapat Asrama mahasiswa, baik untuk single ataupun keluarga, asrama ini gratis. Pada beberapa kampus yang menyediakan asrama keluarga, mahasiswa bisa membawa keluarga (anak-istri). tetapi pada umumnya kuota asrama ini terbatas, kalau kita beruntung, kita bisa mendapatkannya. tetapi siap-siap saja tinggal di luar asrama, kalau asrama tersebut penuh.

Berikut ini daftar beberapa universitas di Arab Saudi beserta link-nya:

  1. Universitas al-Malik AbdulAziz: www.kau.edu.sa
  2. Universitas al-Malik Abdullah (Sains dan Teknologi): www.kaust.edu.sa
  3. Universitas al-Malik Fahd (Perminyakan dan Mineral): www.kfupm.edu.sa
  4. Universitas al-Malik Faishal: www.kfu.sa
  5. Universitas al-Malik Saud: www.ksu.edu.sa
  6. Universitas al-Qashim: www.qu.edu.sa
  7. Universitas Islam Madinah: www.iu.edu.sa
  8. Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud: www.imamu.edu.sa
  9. Universitas Thaibah: www.taibahu.edu.sa
  10. Universitas Ummul Qura: www.uqu.edu.sa
  11. Universitas Al-Malik Khalid: www.portal.kku.edu.sa
  12. Universitas At-Thaif : www.tu.edu.sa
  13. Universitas Al-Hail : www.uoh.edu.sa
  14. Universitas Jazan : www.jazanu.edu.sa
  15. Universitas Al-Jauf : www.ju.edu.sa
  16. Universitas Al-Baha : www.portal.bu.edu.sa
  17. Universitas Tabuk : www.ut.edu.sa
  18. Universitas Nejran : www.nu.edu.sa
  19. Universitas Al-Hudud As-Syamaliah : www.nbu.sa
  20. Universitas Al-Amirah Naurah bin Abdurrahman : www.pnu.edu.sa
  21. Universitas Adammam : www.ud.edu.sa
  22. Universitas Salman bin Abdul Aziz : www.ku.edu.sa
  23. Universitas Syaqra : www.su.edu.sa
  24. Universitas Al-Mujamma’ah : www.mu.edu.sa

Selasa, 03 Januari 2017

Kuliah dan Beasiswa Universitas di Arab Saudi (Jeddah, Mekah, Medinah, Riyadh, Dhahran)

Secara umum, kampus-kampus yang kami tulis dibawah ini menerima mahasiswa (laki-laki). Sedangkan untuk mahasiswi (perempuan) ada persyaratan mahram kecuali KAUST. Oleh karena itu, informasi di bawah ini masih khusus untuk mahasiswa.

Beberapa kampus di KSA sudah memberlakukan pendaftaran online (seperti yang akan kami jelaskan dibawah), namun ada juga kampus yang masih menerima pendaftaran melalui email atau surat menyurat (murosalah-red). Jadi ketika Anda membuka link dari kami dan tidak menemukan adanya form pendaftaran online, maka kampus tersebut belum melakukan kebijakan tersebut. Yang bisa Anda lakukan adalah langsung menanyakan ke kontak person (bagian admission) bagian kampus tersebut mengenai prosedur pendaftaran di sana. Dengan melakukan ini, siapa tahu Anda bisa menjadi pembuka jalan bagi rekan2 di Indonesia lain yang ingin melanjutkan kuliah di KSA. Dan jika Anda menjadi yang beruntung itu, kami harap Anda juga berkenan untuk berbagi pengalaman Anda dengan kami.

Bidang studi di kampus-kampus KSA kami "bagi" jadi 2 yaitu agama dan umum. Nah informasi mengenai dokumen2 yang berbahasa inggris berarti itu tambahan dan hanya untuk yang akan mendaftar di jurusan umum, sedangkan yang jurusan agama, info tersebut bisa diabaikan.
so, ini aja deh pembukanya..langsung saja ya daripada kelamaan, berikut pertanyaan-pertanyaan yang sering ditanyakan para pendaftar:

UNIVERSITAS
T: Universitas mana saja yang memungkinkan untuk mendapatkan beasiswa?
J:
S1:
Universitas Islam Madinah (UIM) di Madinah --> http://www.iu.edu.sa/
Ummul Quro (UQU) di Mekah --> http://uqu.edu.sa/
King Saud University (KSU) di Riyadh --> http://ksu.edu.sa/
*untuk S1 menggunakan bahasa arab, sehingga sebelum mulai S1-nya, harus mulai dengan mahad lughoh.

Master dan PhD:
King Saud University (KSU) di Riyadh --> http://ksu.edu.sa/
King Abdullah University Science and Technology (KAUST) di Thuwal --> - http://www.kaust.edu.sa/
King Fahd University Petroleum and Minerals (KFUPM) di Dhahran --> http://www.kfupm.edu.sa/
King Abdulaziz University (KAU) di Jeddah --> http://www.kau.edu.sa/
Qassim University (QU) --> http://www.qu.edu.sa/

Untuk keterangan lebih lengkap bisa dibaca di:
https://www.facebook.com/notes/136693226387915/General%20FAQ/429037077153527/

Sabtu, 24 Desember 2016

Beda 4 Jam: Perbedaan Waktu Indonesia dan Arab Saudi

Jakarta - Indonesia (WIB) memiliki perbedaan waktu 4 jam dengan Arab Saudi, Jika di Jakarta Jam 09:00 WIB maka di Jedah (Arab Saudi) jam 05:00


Indonesia memiliki 3 zona waktu: 
  1. Waktu Indonesia Barat (WIB) :  pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah
  2. Waktu Indonesia Tengah (WITA):  Sulawesi, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur 
  3. Waktu Indonesia Timur (WIT): Maluku, Papua



Arab Saudi hanya memiliki satu zona waktu, tidak ada perbedaan waktu antara kota-kota di Arab Saudi, seperti:
  • Mekah
  • Medinah
  • Jedah
  • Riyadh
  • Tabuk
  • Dammam

Waktu Buka Puasa di Arab Saudi

Masalah perbedaan waktu kadang menjadi hal yang unik, terutama bagi anda yang bepuasa kemudian naik pesawat dari Indonesia ke Arab Saudi. Misalnya saja anda berangkat dari Jakarta di pagi hari jam 08:00 WIB, kemudian anda menempuh perjalanan menggunakan pesawat, selama 10 jam, saat sampai di Jeddah, waktu setempat (Jeddah) masih menunjukkan pukul 14:00, padahal di Indonesia Bagian Barat (WIB) sudah jam 18:00 (maghrib).

kita jadi bimbang apakah harus menunggu 4 jam lagi, menunggu waktu maghrib di Arab Saudi?

Ada berbagai pendapat tentang hal ini, diantaranya ada 2 pendapat yang biasanya dipakai:
  1. Pendapat pertama kita tetap menggunakan patokan waktu dimana kita melaksanakan sahur, apabila kita sahur di Jakarta (WIB) maka saat buka puasa juga menggunakan patokan waktu maghrib di Jakarta, walapun di Arab Saudi masih waktu dhuhur.
  2. pendapat kedua kita menggunakan waktu dimana saat itu kita berada, bila kita berada di Mekah maka patokan waktu maghrib di kota Mekah yang kita gunakan sebagai patokan waktu buka puasa.

Terus bagaimana cara menentukan waktu buka puasa kalau kita berada di dalam pesawat??
waktu puasa adalah waktu maghrib, bisa dilihat pada pembahasan di bawah ini tentang waktu sholat yang juga termasuk waktu maghrib:

Waktu Sholat di Pesawat

Hal yang sama bila kita bepergian mengunakan pesawat ke negara lain, baik ke arah timur maupun ke arah barat, seringnya saya mengunakan patokan waktu setempat dimana pesawat kita berada, bagaimana caranya??
  1. Sholat di pesawat biasanya saya lakukan sambil duduk, dengan arah kiblat mengikuti arah pesawat, berbeda halnya apabila di pesawat disediakan Musholla, seperti misalnya pesawat Saudi Airline kita bisa sholat benar-benar menghadap kiblat.
  2. Shoat di Jamak Qosor, karena sebagai musyafir maka saya memilih sholat di jamak
  3. Waktu sholat, karena sholat yang saya lakukan adalah Jamak Qosor, maka waktu sholat yang perlu kita ketahui adalah waktu sholat subuh, dhuhur+Ashar, Maghrib+Isya, cara mengetahuinya? ...Patokan yang saya gunakan adalah day light map (Peta siang malam Bumi) yang biasanya bisa kita tampilkan di layar monitor yang disediakan untuk Informasi dan hiburan (film, musik dkk). pada day light map (peta siang dan malam):
  • Subuh:  apabila pesawat kita masih di area gelap (malam) tetapi mendekati siang (terang), berarti pesawat berada di waktu subuh
  • Dhuhur + Ashar : Apabila pesawat kita sudah melewati tengah hari (tengah-tengah waktu siang) maka kita berada di waktu waktu dhuhur,
  • Maghrib + Isya: Apabila peswat kita sudah masuk zona hitam (malam) maka bisa disimpulkan pesawat sudah melewati waktu Maghib dan kemudian Isya

Untuk waktu sholat Dhuhur, Ashar, Maghrib, Isya penentuan waktu tidak begitu sulit
tetapi untuk subuh memang lebih sulit dan agak menghawatirkan.

Minggu, 25 Agustus 2013

Mata Uang SAR (Saudi Arabian Riyal)

Seperti kita ketahui bersama mata uang Indonesia (Rupiah) berbeda dengan mata uang Arab Saudi (Riyal), tetapi ada hal lain yang ingin saya ceritakan di sini mengenai perbedaannya:

Nilai tukar Riyal (SAR) dipatok tetap terhadap dollar (USD) sejak 30 tahun silam, 1 USD = 3,75 SAR, berbeda dengan Rupiah (IDR) yang tidak dipatok tetap terhadap USD.

Nilai mata uang Riyal lebih besar, 1 SAR = 2500 IDR (tergantung fluktuasi kurs), jadi pada prinsipnya jika kurs IDR ke USD berubah maka otomatis kurs IDR ke SAR juga berubah.

perbedaan lainnya inflasi SAR sangat rendah, dan  juga jika anda menyimpan uang SAR di bank-bank Saudi anda tidak akan mendapatkan bunga, selain itu tabungan anda juga tidak akan dikurangi misalnya oleh biaya operasional bank.

Nominal mata uang kertas SAR terbesar adalah 500 dan nominal terkecil berupa Halala (koin), 1 SAR = 100 Halala.



sedangkan mata uang kertas terbesar IDR adalah 100 ribu, pernah teman saya di sini sampai ketawa ketika saya tunjukkan uang 100 ribu Rupiah...."wow banyak banget"......saya kadang bercanda kalo ditanya harga barang misalnya ..."how much is your netbook?" ku jawab "two point five million"... mereka sampe melongo...dan kemudian tersenyum ketika saya jelaskan nilai kursnya.


Nominal satu Riyal

pada nominal 1 Riyal (gambar atas) bila kita perhatikan pada bagian tengah terdapat tulisan:

tulisan "Laa ilaha illa Allah, Wahdahu la Syarikalah", tulisan ini membuat saya kadang kurang nyaman untuk meletakkan uang ini (satu Riyal) di dompet, kemudian dompet ditaruh di saku belakang celana, kan jadi di dudukin itu uang (tulisan), beda dengan baju arab (thoub) yang sakunya terletak di samping, jadi dompetnya tidak akan didudukin kalo lagi duduk.

Senin, 15 Juli 2013

Beda 4 Jam (Arab dan Indonesia Barat)

Sesuai zona waktu, Jakarta (WIB) berbeda 4 jam dengan Jeddah (Arab Saudi). Misalnya Jakarta jam 3 sore maka di Jeddah jam 11.00 pagi, begitu juga dengan Mekah dan Madinah.

Arab Saudi hanya menggunakan satu zona waktu, jadi Jam-nya sama di Jeddah ataupun di kota lain seperti Riyadh, Mekah, Medinah, Dammam. Berbeda dengan Indonesia yang mengunakan 3 zona waktu yaitu barat (WIB), tengah (WITA), timur (WITA)

kalau di bulan lain sepertinya perbedaan waktu itu hal biasa, tetapi di bulan Ramadhan ini perbedaan itu lebih terasa, mengapa? berhubung saya nontonnya juga TV Indonesia maka saya akan melihat azan maghrib pada jam 2 siang (kan di Jakarta sudah sekitar jam 6 sore).



Saya jadi inget cerita tentang orang yang memiliki kemampuan luar biasa yang selalu jum'atan di mekah (orangnya tinggal di indonesia dan orang itu pergi ke mekah hanya dalam sekejap mata,tanpa menggunakan kendaraan apapun)  :

A : kok tadi waktu jum'atan tidak kelihatan di masjid?
B : ooo...saya tadi jum'atan di mekah.
A:  lho kan ini masih jam 3 sore ? kan di mekah masih jam 11.00 jadi belum mulai jum'atannya?
B:  ^*!&%?

Catatan: ya kalo ceritanya jam 5 sore ceritanya lebih masuk akal, sebab di mekah sudah jam 13.00.

Rabu, 10 Juli 2013

Kerajaan dan Republik

Berbeda dengan Indonesia yang menggunakan sistem demokrasi. Arab Saudi menggunakan sistem pemerintahan kerajaan.

Namun ada hal yang membedakan Kerajaan Arab Saudi dengan kerjaan pada umumnya, bahwa Raja setelah Ibn Saud, seluruhnya adalah anak dari Ibn Saud, maksud saya biasanya Raja berikutnya (Putra Mahkota) adalah keturunan selanjutnya setelah Raja yang berkuasa. Dalam tabel berikut terlihat jelas bahwa Raja Saud, Faisal, Khalid, Fahd, Abdullah adalah putra dari Ibn Saud. Jadi Raja khalid bukanlah putra dari Raja Faisal atau Raja terakhir Raja Abdullah bukanlah putra dari Raja Fahd, tetapi mereka adalah saudara satu Ayah.

Nama Masa hidup Naik takhta Turun takhta Catatan Keluarga Foto
Ibn Saud
ابن سعود
26 November 1876 – 9 November 1953 (umur 76) 22 September 1932 9 November 1953 Saud Ibn Saud of Saudi Arabia
Saud
سعود
12 Januari 1902 – 23 Februari 1969 (umur 67) 9 November 1953 2 November 1964
(digulingkan)
Putra Ibn Saud dan Wadhah bint Muhammad bin 'Aqab Saud Saud of Saudi Arabia
Faisal
فيصل
April 1906 – 25 March 1975
(aged 69)
2 November 1964 25 Maret 1975
(dibunuh)
Putra Ibn Saud dan Tarfa bint Abduallah bin Abdulateef al Sheekh Saud Faisal of Saudi Arabia
Khalid
خالد
13 Februari 1913 – 13 Juni 1982 (umur 69) 25 Maret 1975 13 Juni 1982 Putra Ibn Saud dan Al Jawhara bint Musaed bin Jiluwi Saud Khalid of Saudi Arabia
Fahd
فهد
16 Maret 1921 – 1 Agustus 2005 (umur 84) 13 Juni 1982 1 Agustus 2005 Putra Ibn Saud dan Hassa bint Ahmed Al Sudairi Saud Fahd of Saudi Arabia
Abdullah
عبدالله
1 Agustus 1924 (umur 88) 1 Agustus 2005 Petahana Putra Ibn Saud dan Fahda bint Asi Al Shuraim Saud Abdullah of Saudi Arabia

Saudi memiliki Dewan yang bertugas menjamin transisi yang baik bila Raja dan atau Putra Mahkota berhalangan, termasuk juga dalam memilih Putra Mahkota, kriterianya adalah:
  1. Dukungan dari keluarga Al Saud
  2. Penguasaan dalam pemerintahan
  3. Afiliasi suku dan asal-usul ibu kandidat
  4. kepribadian (religius)
  5. Penerimaan oleh Ulama
  6. Dukungan oleh komunitas pengusaha
  7. Popularitas di kalangan warga Saudi umum.
Dewan juga memiliki wewenang untuk mengganti Raja yang berkuasa  dengan alasan kesehatan.

Senin, 08 Juli 2013

Harga Bensin di Saudi Sangat Murah

Sesuatu yang berbeda dan sudah dapat diduga adalah perbedaan harga bensin antara Indonesia dan  Saudi Arabia. Harga bensin di Indonesia adalah Rp 6500 per liter.


Sedangkan harga bensin di Saudi adalah setengah riyal per liter atau Rp 1250 per liter (kurs 1 Riyal = Rp 2500).


Hal yang perlu dicatat bahwa Rp 1250 per liter itu untuk bensin oktan 95, yang disebut sebagai Pertamax Plus, sedangkan untuk oktan 91 harganya sedikit lebih murah.

Beberapa angka oktan untuk bahan bakar (wikipedia):
87 → Bensin standar di Amerika Serikat
88 → Bensin tanpa timbal Premium
91 → Bensin standar di Eropa, Pertamax
92 → Bensin standar di Taiwan
91 → Pertamax
95 → Pertamax Plus

Senin, 21 Januari 2013

Telepon Seluler di Arab Saudi (Sesuatu yang berbeda)

Ada hal yang berbeda dengan operator telepon seluler di sini yaitu:
  1. Bisa ganti operator tanpa ganti nomor, silahkan baca di sini: kompasiana
  2. Voucher pulsa isi ulang pra bayar hanya berupa selembar kertas kecil, tanpa perlu menggesek kartu (hidden number).......sebagai catatan juga tersedia voucher yang disertai nomor gesek tetapi biasanya untuk nominal yang besar.

Minggu, 20 Januari 2013

Pakaian Hitam dan Putih di Arab Saudi

pada umumnya orang Saudi hanya memakai dua warna pakaian (pakaian luar) hitam untuk wanita, dan putih untuk pria. dari jarak jauh anda sudah bisa menebak itu pria atau wanita.

pakaian pria.

begitu miripnya pakaian lelaki, jadi kadang saya bingung mengenali orang dari jauh (kalau dari belakang atau samping). kalau dari depan ya lebih mudah.

pakaian wanita (cadar full)

pakaian wanita (masih terlihat matanya)


Pernah ada wacana bahwa di Saudi tingkat perkosaannya tinggi, bagaimana mungkin?

pakaian perempuan yang begitu tertutup memberikan pelindungan berlapis, terutama yang cadar full yaitu:
  1. kita tidak tahu perempuan itu tua atau muda? jangan2 malah nenek2.
  2. kita tidak tahu perempuan itu cantik atau tidak?
  3. kalau yang cadar full  dan mereka menyembunyikan punggung tangannya, bahkan kita tidak tahu warna kulit perempuan itu.
  4. pakaian yang begitu tertutup sangat menutupi bentuk tubuh...jadi sangat tidak mengundang syahwat :-)
  5. wanita di sini sangat jarang keluar sendirian, minimal 2 orang.
saya pernah mendapat sebuah cerita: seorang cowok yang berusaha menggoda cewek di mall, dia melempar kertas yang berisi no hp nya......eeeee....ternyata yang dilempari kertas itu ibunya sendiri.....kwkwkw.....

Catatan:
bila anda wanita, anda boleh tidak memakai cadar, tapi mugkin akan ada pria yang memandang anda waktu di jalan, jadi mungkin anda akan menjadi pusat perhatian di jalan.
perumpamaan nggak pakai cadar di sini seperti pakai pakaian seksi di indonesia, jadi pusat perhatian

Rabu, 01 Februari 2012

di Saudi Jumat & Sabtu Hari Libur (jangan keliru)

Dulu (tahun 2013 an) di Saudi hari libur alias week end nya adalah hari Kamis dan Jumat, belakangan direvisi jadi hari Jumat dan Sabtu.

Sesuatu banget  …yang sangat berbeda antara Indonesia dan Saudi adalah hari libur.
Kalau kita sering dengar istilah “I Hate Monday”….mungkin di Saudi ada istilah “I Hate Sunday”….karena hari libur di Saudi adalah hari jumat dan sabtu…beda banget dengan di Indonesia yang hari liburnya adalah sabtu dan minggu.

dan ternyata Hari libur nasionalnya juga beda banget…disini cuman ada 3 tanggal merah (hari libur nasional)…yaitu:

sumber: wikipedia.org
Catatan:
  1. hari libur anak sekolah jauh lebih banyak (saya kemaren di cerita in …cuman agak2 lupa)…Ramadhan libur full…pokoknya kalau di total 3 bulanan libur ….(*agak lupa persisnya)
  2. Ada Pekerja swasta yang mendapatkan 30 hari kalender cuti (bukan hari kerja)…*gak tau juga apa mayoritas begitu.
  3. Jam kerja PNS di sini adalah jam 07:30 s/d 14:30

Sabtu, 28 Januari 2012

Panas - Dinginnya (Cuaca Arab Saudi)

Banyak orang mengira, termasuk saya dulu bahwa Saudi itu panas (karena identik dengan padang pasir), hal itu tidak sepenuhnya salah, ya memang panas kalau pas musim panas, tapi bisa juga dingin,  seperti saat ini (26 januari 2012, jam 22.00, sumber weatherforcastmap).

kalau anda pengen merasakan dinginnya saudi silahkan datang ke bagian utara saudi.
Alhamdulillah tempat kota saya tinggal saat ini (Jeddah) adalah kota yang tergolong hangat, saya bukan orang yang betah dingin. brrr….

berikut data temperatur kota Jeddah yang pernah tercatat (wikipedia.org), panas ekstrim 52 Celcius, dingin ekstrim 9 C  (klik gambar untuk memperbesar):

Bila kita lihat pada peta dunia, garis lintang Saudi sejajar dengan Hongkong dan Taiwan (kayaknya disana ada saljunya kalau musim dingin)

kalau soal banjir ternyata Jakarta dan Jeddah tidak jauh berbeda. Jalan-jalan di sini  tidak dilengkapi dengan selokan (curah hujan yang sangat rendah)…tetapi bila tiba2 hujan deras banjir deh:

tetapi banjir tidak setiap tahun terjadi… tercatat banjir melanda Jeddah pada tahun 2009 dan 2011

Jumat, 27 Januari 2012

Masjid di Jeddah - Arab Saudi



sesuatu yang berbeda pada masjid-masjid di Jeddah:
  • Donatur pembanguan masjid biasanya adalah orang tunggal (1 orang).
  • tidak ada kotak amal di dalam masjid.
  • shof pertama di beri tempat sandaran (kayak tempat duduk)

  • jarak antara Adzan dan Iqomah +  20 menit … kecuali sholat maghrib + 10 menit,  jadi rata-rata jamaah akan menunggu iqomah sambil membaca Al-Qur’an, Al-Qur’an disediakan di banyak tempat di dalam masjid.

  • Pada waktu sholat 5 waktu semua toko harus tutup….tidak terkecuali Mall – Mall besar….. dan akan kembali buka  setelah itu…jadi buka-tutup berkali-kali dalam sehari.
  • jarak antar shof lebih lebar…mungkin karena rata-rata orang di sini lebih tinggi.
  • di bagian belakang masjid disedikan dispenser (air minum)…yg ini gratis.
  • di bagian depan disediakan kotak tisu….ini juga gratis.
  • sandal di bawa masuk ke tempat wudhu (jadinya tempat wudhu biasanya agak kotor)… biasanya di depan kran tempat wudhu disediakan tempat duduk....tapi biasanya tidak sekotor gambar dibawah, gambar tempat wudhu di bawah lebih kotor karena mesjid terletak di dekat POM bensin
  • khutbah jumat dalam bahasa arab…. jadi buat yang bahasa arabnya pas-pasan kayak saya ….ya siap-siap nggak ngerti… 
  • semenjak di Jeddah saya baru sekali melihat 1 masjid yang menyedikan tempat sholat untuk perempuan…. sepertinya masjid memang hanya dikhususkan untuk laki-laki… kalo di Masjidil Haram (Mekah) dan Masjid Nabawi (Madinah) tentu tersedia tempat sholat untuk perempuan … belum tau juga sih kalo tempat2 lain…


  • menara masjid biasanya diberi lampu warna hijau, sebagai petunjuk untuk mencari masjdi di malam hari.